hello to you reader !

Foto saya
I'am seductive and addictive ! beware that :)

10/23/2011

Iya, gue cemburu ...

belum dapet ide mau nulis apa sebenernya malem ini.
udah lama juga gak nulis dan ngunjungin blog gue, seketika gue sangat pengen untuk curhat colongan di tengah malam menjelang pagi hari. alesanya gampang, karena gue galau dan gak tau harus cerita sama siapa.
walaupun udah curhat sama sahabat baik gue, tetep aja rasa galau di hati ini masih ngeganjel. entah kenapa susah banget buat diusirnya.

oke pada dasarnya perasaan gak enak itu disebabkan karena gue lagi "dapet" hari pertama ya, jadi bawaanya kesel dan mau marah terus. tapi ini beda, perasaan gue bilang "there's something wrong". even I have no idea what the wrong thing is. padahal gue orang yang selalu berpendapat untuk tetap selalu berpikir positif, karena dengan berpikir positif, kemungkinan besar bakal berdampak positif juga.

tapi ternyata gue gagal. gue gagal untuk selalu berpikir positif. rasa khawatir dan galau gue di malam ini mgebuat gue jadi agak lebay. gak biasanya dalam 3 bulan ini gue kayak gini. malem ini beda. hati gue gak tenang, semacem mau ngadepin thesis defense buat besok. semuanya campur aduk. nunggu, khawatir, cemburu semuanya campur aduk. dibalik semua rasa yang gak enak itu gue cuma paling takut sama satu hal : NGELANGGAR KOMITMEN GUE !.

sebenernya komitmen ini gue buat untuk membuat seseorang yang gue sayang merasa gak terbebanin dengan status "pacaran". gue berpikir, sepahit-pahitnya jujur akan 100 kali lebih indah dibanding hidup dengan kata-kata kebohongan yang manis. gue juga menghindar untuk dari rasa cemburu dan berpikir positif. tapi malem ini gue gagal. gue belum bisa ikhlas untuk ngerelain rasa cemburu gue ditutupin dengan kata "it's okay, i'm fine". malem ini yg ada dalam hati kecil gue, gue berharap "please, don't do that ... keep my trust".

sayangnya firasat gue terlalu jelek untuk berpikir positif dan ikhlas. yang ada gue takut. entah apa yang gue takutin. susah ngejaga komitmen ternyata. pada pelaksanaanya itu gak semudah yang gue janjiin. gak tau harus ngerasa bersalah karena gagal dengan omongan sendiri atau apa. dan kalau orang yang gue maksud ngebaca tulisan ini. gue cuma pengen ngomong, "maaf gue gak bisa nepatin janji gue. gue gak mau marah-marah sama loe. tapi gue cuma pengen loe tau kalo gue cemburu, dan cemburu itu gak enak" ...


8/01/2011

BUMIku Titipan dari Tuhan


Banyaknya keluhan orang-orang mengenai ketidakteraturan cuaca yang dirasakan seharusnya dikembalikan pada individu masing-masing, adakah campur tangan dan keterlibatan dalam kondisi ini? Memang tidak secara langsung namun, hampir semua manusia memiliki andil dalam keterpurukan bumi.

Mengapa demikian?

Banyak sekali faktor mengapa bumi yang semakin renta ini mulai menunjukkan sikap tidak bershabatnya? Banyakmya bencana alam dan tentu ketidakteraturan musim yang mencolok terlihat.

Dengan contoh sangat sederhana, ketika kita membuang sampah entah dijalan ataupun disungai, adakah rasa bersalah yang muncul ketika dampak dirasakan seperti banjir yang tentu merugikan bukan hanya diri sendiri melainkan juga orang lain.

Dari sekian banyak faktor yang merusak bumi, plastik sekali pakai nampaknya masih menjadi primadona permasalahan yang tak kunjung menemui titik penyelesaiaan yang ideal. Setiap hari jumlah palstik sekali pakai makin bertambah namun ironisnya sampah-sampah plastik sekali pakai ini tidak dapat terurai dalam satu dua hari, plastik sekali pakai seperti kantong plastik memerlukan waktu 10-12 tahun untuk terurai dan styrofoam memerlukan bahkan hingga 500 tahun untuk dapat terurai dengan sempurna. Namun belum sampai 10 tahun, jumlah sampah plastik pakai semakin bertambah kian harinya, tentu ini merupakan kondisi yang sangat krusial yang seharusnya sudah menajdi fokus perhatian bagi semua kalangan.

akhir-akhir ini kampanye gaya hidup hijau yang disuarakan oleh Tupperware Indonesia menarik perhatian saya, kampanye yang mengajak masyararak untuk mengurangi penggunaan sampah palstik sekali pakai menurut saya merupakan salah satu contoh alternatif yang jika diterapkan terus menerus dapat menekan jumlah sampah. Memang tidak ada yang dapat dilakukan untuk menangani sampah-sampah plastik pakai ini, yang dapat dilakukan hanya menekan penggunaan plastik sekali pakai ini hingga titik yang paling minumum

ini pula yang telah diedukasi oleh PT Tupperware Indonesia untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti kantong plastik dan styrofoam. Dalam kampanyenya ini Tuperware mencoba menyuguhkan cara yang tidak biasa dan unik, namun memberikan dampak positif bagi bumi, ketika kita berbelanja disupermarket untuk membeli bahan makanan yang segar seperti daging, buah dan sayur mayur sebaiknya kita membawa food container yang aman untuk dapat menggantikan plastik dan styrofoam yang biasa menjadi pembungkus makanan ini. Selain lebih aman bagi kesehatan (karena migrasi bahan-bahan kimia dari plastik dapat terkontamiansi dalam makanan) tentu dapat mengurangi jumlah plastik yang berarti merupakan aksi positif dari gaya hidup hijau,

Dapat dikalkulasikan, Jika 1 hari saja setiap individu menghabiskan sekitar 3 kantong plastik, 1 styrofoam dan satu kemasan botol siap minum berapa jumlah banyaknya sampah palstik sekali pakai ini yang dihasilkan oleh warga Jakarta? Atau bahkan Indonesia dalam satu hari?saru minggu dan satu tahun?. Berapa ratus bahkan ribuan tahun yang diperlukan untuk menguraikan sampah-sampah plastik sekali pakai ini.

Bumi ini merupakan titipan dari Tuhan, sudah seharusnya menjaganya sebagai amanah bukan malah merusaknya. Mulai dari langkah kecil namun berdampak luas. Sudah seharusnya kita membuka mata untuk menerapkan gaya hidup hijau untuk diri sendiri dan Bumi

3/05/2011

I've had enough

this relationship isn't worth enough to be struggled for ...
this relationship isn't working like it was ....
this relationship has too many lies cover on its ...
this relationship has blown each other heads ...